Permainan bola bakar dapat dilakukan oleh
putra/putri maupun campuran dengan seorang kapten yang melakukan undian bersama
wasit sebagai pengawasnya.
Pemukul: Setiap pemukul mempunyai kesempatan memukul 3 kali. Pukulan dinyatakan betul jika telah melewati garis muka dan jatuh di dalam garis salah dan perpanjangannya. Setelah melakukan pukulan, pemukul harus meletakkan tongkatnya ditempat semula dan berlari ketiang hinggap. Setiap pemain pemukul dapat dimatikan sebanyak 10 kali.
ü Penjaga: Berusaha mematikan lawan baik dengan membanting
bola ke tong pembakar maupun dengan melakukan tangkap bola.
ü Pergantian Tempat: Maksudnya adalah berganti tugas antara
pemukul yang berubah menjadi penjaga karena suatu sebab. Adapun sebab itu
antara lain telah terjadi tangkap bola sebanyak 5–10 kali, tergantung
kesepakatan sebelum pertandingan. Telah terjadi mati sebanyak 10 kali. Di dalam
ruang bebas sudah tidak ada satupun pemain dari regu pemukul maupun pelambung.
ü Teknik Melempar dan Menangkap Bola: Teknik melempar dan
menangkap bola dalam setiap permainan bola kecil, dalam hal ini, kasti,
rounders, bola bakar, keppers adalah sama.
ü Kesalahan yang Dicatat Wasit: Tindakan pemukul yang
dinyatakan mati oleh wasit adalah kesalahan memukul sebanyak 3 kali. Meletakkan
kayu pemukul tidak pada tempatnya. Pada saat berlari pemain tidak menyentuh
tiang hinggap yang dilaluinya.
Pemain menggangu bola. Dan yang terakhir adalah pembakar telah memukulkan
bola ke tong pembakar.
Seorang pelari akan mendapat nilai 2 jika pelari tersebut dapat memukul
bola dan dinyatakan sah, dan berlari ketiang–tiang hinggap serta dapat kembali
ke ruang bebas dengan pukulannya sendiri, dan tidak melakukan kesalahan dalam
larinya.atau istilah dalam permainan adalah home run.
Seorang pemain yang melakukan pukulan sah dan berlari ketian g hinggap,
berhenti disana untuk menunggu giliran pukulan berikutnya tiba, dan berlari
kembali jika pukulan berikutnya dinyatakan sah dan kembali ke ruang bebas tanpa
melakukan kesalahan, maka orang tersebut mendapat nilai 1.
A. Teknik dasar bola bakar mirip dengan teknik dasar rounders. Dalam teknik
ini, memiliki tiga bagian yaitu teknik melempar, menangkap, dan memukul. Kegiatan
ini sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Tubuh menjadi lebih bugar, otot lengan
menjadi lebih kuat, dan meningkatkan ketangkasan serta keterampilan.
Cara Memukul
Tujuan latihan ini adalah agar pukulan dapat mengenai sasaran. Biasanya
tangan kiri diacungkan ke depan dan tangan kanan memegang tongkat pemukul.
Ketika bola dilemparkan oleh pelambung, maka segera dipukul sekuatnya. Apabila
ini sudah bisa, langkah selanjutnya adalah mengarahkan bola. Arah bola dapat
lurus ke depan maupun ke samping.
a. Pertama peganglah pemukul tepat pada bagian pegangan kayu pemukul, seperti
kita sedang berjabat tangan, dan jarijari rapat melingkar pada kayu pemukul.
Cara memukul bola yang baik perhatikan beberapa faktor di bawah ini.
• bila bola mengenai pemukul kayu maka bola akan lurus ke depan.
b. Cara melakukan pukulan ini sama dengan pukulan ke depan. Bedanya, apabila
bola ingin dipukul ke samping kanan maka kaki kanan ditarik ke belakang,
sehingga badan serong ke kanan.
Sebaliknya jika ingin arah pukulan ke samping kiri, maka pada waktu
memukul kaki kanan digeser ke depan sehingga badan menjadi serong kiri. Pukulan
pun akan menyerong ke samping kiri.
Cara Melempar dan Menangkap Bola
Tujuan teknik melempar ini adalah lemparan dengan tepat sasaran. Agar
lemparan sesuai dengan keinginan, maka kita harus tahu cara melempar. Cara
melempar ini terbagi menjadi
3, yaitu lemparan ke atas, lemparan mendatar, dan lemparan bawah.
a. Peganglah bola di tangan kanan dan tangan kiri diarahkan ke atas diikuti
pandangan mata. Kedudukan tangan kanan agak ke bawah pinggang. Kemudian
lemparkan bola sesuai arah pandangan mata.
b. berdiri tegak, kaki kiri di depan, • tangan kanan memegang bola, •
tangan kiri menunjukkan ke arah yang dituju, • tangan kanan berada disamping, •
ayunkan sekuatnya ke depan, • lemparan akan mendatar sesuai dengan arah
pandangan.
c. kaki kiri di depan, • angkat tangan yang memegang bola tinggi-tinggi, •
pandangan ke arah yang dituju, • ayunkan bola ke arah depan ke bawah.
B. Lapangan berbentuk segienam. Panjang masing-masing sisinya 12 meter. Pada
ujung lapangan diletakkan kotak pembakar yang bunyinya dapat didengar dari kejauhan, jarak kotak ini adalah 6 m demikian juga jarak tiang hinggap juga 6
meter.
Permainan ini terdiri atas 2 regu. Setiap regu terdiri atas 12 orang. Regu
ini terbagi menjadi regu pemukul dan regu penjaga. Nomor disesuaikan urutan
1-12. Pemukul pertama mendapat nomor urut 1. Setiap kali pemukul diberi
kesempatan 3 kali. Bila pukulan mengenai bola, pemukul harus lari. Bila sampai
3 kali gagal memukul, maka pemukul dinyatakan mati.
Pemukulan dianggap benar bila melalui garis muka dan tidak melewati garis
salah.
Pemain yang berada di tiang hinggap dan papan hangus tidak dapat
dimatikan. Cara mematikan lawan adalah dengan membantingkan bola ke papan bakar
yang dijaga oleh penghangus. Pemain hanya memberikan bola pada penghangus .
Lama bermain 2 x 30 menit, dengan istirahat 5 menit.
Pemain terdiri atas dua regu.
Penjaga bertugas mematikan lawan.
Pergantian tempat dilakukan bila
• ruang bebas tidak ada pelambung.
Permainan ini akan mampu menciptakan kerja sama antartim dalam satu
permainan.
Dengan teknik memukul dan melempar yang dikuasai akan mampu memperlihatkan
permainan yang baik. Di samping tubuh menjadi sehat, kita akan belajar untuk
bekerja sama dengan teman satu tim.
– Kasti merupakan salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Kasti
merupakan bentuk permainan tradisional yang mengutamakan beberapa unsur
kekompakan, ketangkasan dan kegembiraan.
Permainan ini biasa dilakukan di lapangan terbuka, pada anak-anak usia
sekolah dasar, permainan ini bisa melatih kedisiplinan diri serta memupuk rasa
kebersamaan dan solidaritas antar teman. Agar dapat bermain kasti dengan baik
kita dituntut memiliki beberapa keterampilan yaitu memukul, melempar, dan
menangkap bola serta kemampuan lari.
Kasti dimainkan oleh 2 regu, yaitu regu pemukuldan regu penjaga. Permainan
kasti sangat mengandalkan kerjasama pemain dalam satu regu.
Teknik Dasar Permainan Kasti
Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut menguasai teknik dasar
bermain kasti.
Adapun teknik dasar permainan kasti ada 3, yaitu teknik melempar,
menangkap, dan memukul bola.
§ Melempar dengan tangan terkuat. Apabila melempar dengan
tangan kanan, maka kaki kiri berada di depan, begitu sebaliknya.
§ Bola dilempar melambung diikuti gerakan lanjutan dengan
melangkahkan kaki k;belakang ke depan.
§ Saat perkenaan bola pertama dengan telapak tangan, diikuti
sedikit tarikan tangan ke belakang.
Teknik Melambungkan Bola
Teknik melambungkan bola digunakan untuk memberikan umpan yang baik kepada
pemukul.
§ Berdiri tegak.
§ Lapangan Permainan Kasti.
§ Jumlah Pemain. Jumlah pemain kasti tiap regu adalah 12
orang, dengan salah satu pemain bertindak sebagai kapten. Setiap pemain wajib
mengenakan nomor dada dari 1 sampai 2.
§ Waktu Permainan.
§ Waktu permainan dilakukan dalam 2 babak. Tiap-tiap babak 20 –
30 menit. Diantara tiap babak diberikan istirahat 15 menit.
§ Wasit.1 orang pencatat waktu.
Regu Pemukul
§ Setiap pemain berhak memukul satu kali, kecuali pemain
terakhir berhak memukul sampai 3 kali.
§ Sesedah memukul, alat pemukul harus diletakkan di dalam
ruang pemukul. Apabila alat pemukul diletakkan di luar, maka pemain tersebut
tidak mendapatkan nilai, kecuali jika ia segera meletakkannya di dalam ruang
pemukul.
§ Pukulan dinyatakan benar apabila bola yang dipukul melampaui
garis pukul, tidak jatuh di ruang bebas, dan tidak mengenai tangan pemukul.
Regu penjaga bertugas
§ Mematikan lawan dengan cara melemparkan bola ke pemukul atau
menangkap langsung bola yang dipukul melambung oleh regu pemukul.
§ Membakar ruang bebas dengan cara menempati ruang bebas jika
kosong.
Pelambung bertugas
§ Jika bola yang dilambungkan oleh pelambung tidak sesuai
dengan permintaan pemukul, maka pemukul boleh untuk tidak memukulnya. Jika ini
terjadi sampai 3 kali berturut-turut maka pemukul dapat berlari bebas ke tiang
pemberhentian pertama.
Pergantian Tempat
§ Bola pukulan regu pemukul ditangkap langsung oleh regu
penjaga sebanyak 3 kali berturut-turut.
Cara Mendapatkan Nilai
§ Pemain berhasil memukul bola, kemudian lari ke pemberhentian
I, II, III, dan ruang bebas secara bertahap, mendapat nilai 1.
§ Pemain berhasil berlari melewati tiang-tiang pemberhentian
dan kembali ke ruang bebas atas pukulannya sendiri, mendapat nilai 2.
§ Regu penjaga menangkap langsung bola lambung yang dipukul
oleh regu pemukul, mendapat nilai 1.
§ Regu yang mendapatkan nilai paling banyak dinyatakan sebagai
pemenang.
Cara Bermain Kasti
§ Setelah menguasai beberapa teknik dasar permainan kasti dan
memahami peraturan permainannya, selanjutnya adalah mempraktikkan bagaimana
cara bermain kasti dengan benar. Dalam bermain kasti dibutuhkan kerjasama tim
dan rasa tanggung jawab. Selain itu yang paling penting adalah sikap untuk
selalu menjaga sportifitas.
§ Sebelum memulai bermain kasti, hendaknya ditentukan dulu dua
regu yang akan bermain. Tiap-tiap regu berjumlah 12 pemain. Bagi siswa yang
belum mendapatkan giliran bermain, hendaknya melihat di sisi lapangan sambil
mempelajari kejadian-kejadian di lapangan.
Dalam permainan Baseball terdapat teknik-teknik dasar yang harus dikuasai
oleh pemain baseball. Jika tekniknya tidak benar-benar dikuasai, maka akan
memudahkan tim lawan untuk mencetak run. Berikut ini akan dijelaskan teknik
pokok yang harus dikuasi seperti:
Melempar, Memukul dan menangkap bola baseball.
Melempar Bola Baseball
Melempar bola adalah tugas dari Pitcher . Pemain ini berdiri di sekitar
lingkaran daerah pitcher sampai daerah dekt home plate. Tugas pitcher antara
lain melempar bola kepada pemukul dengan baik, menjaga base pertama ketika
pemain first baseman memungut bola, dan membantu pemain di belakang home plate.
Seorang pelempar harus menguasai teknik lemparan dengan cara yang berbeda.
Setiap lemparan memiliki efek yang berbeda. Ada lemparan bola yang melesat
cepat, ada lemparan bawah yang lambat, ada pula lemparan melintir. Upayakan
lemparan supaya susah ditebak oleh lawan.
Langkah-langkah melempar bola baseball yang benar
Posisi berdiri menghadap catcher . Pegang bola di balik paha dan sembunyikan
dari pandangan batter Penyerang / Pemukul.
Ayunkan lengan ke belakang lalu ke depan dengan ayunan yang stabil.
Putarlah kaki kanan dan badan hingga mengarah ke base ketiga.
Pada waktu lengan di belakang, sepakkan kaki kiri ke atas. Kemudian, langkahkan
kaki kiri lurus ke depan.
Ayunkan lengan dan lemparkan bola ke depan dengan sepenuh tenaga.
Memukul Bola Baseball
Memukul Bola Baseball adalah tugas dari seorang pemukul, pemain pemukul
atau penyerang bertugas memukul bola untuk mencetak angka . Untuk itu, batter
harus dapat memukul dengan baik dan lari ke base , kemudian menginjak atau
menyentuh semua base secara berurutan untuk kembali ke home plate.
Seorang pemukul harus mahir memperkirakan arah datangnya bola. Ia pun
harus mampu memukul bola dengan tepat untuk menentukan jauh-dekatnya bola yang
terpukul. Bila telah mahir, ia mampu melakukan pukulan big swing untuk mencetak
home run.
Cara memegang stick.
Anda harus memegang stick dengan kedua tangan hingga batas tempat bagian
pegangan Usahakan agar jari-jari tangan Anda rapat melingkari batas pemukul, hal
ini bertujuan untuk mendapatkan kekuatan yang penuh dalam melakukan pemukulan.
Pegangan tangan Anda harus kuat dan benar agar saat Anda mengayun, stick yang
Anda pegang tidak terlepas.Berikut ini cara memegang stick / tongkat Baseball
yang benar:
Saat menunggu lemparan Pitcher, buka kedua kaki selebar bahu, lutut
sedikit ditekuk.
Pusatkan Pandangan pada bola yang akan meluncur kearah Anda.
Posisikan badan Anda agak condong ke depan untuk menjaga keseimbangan.
Pegangan agak ke belakang, siku bengkok, bahu sejajar dan sedikit agak ke
bawah.
Saat akan memukul posisi badan tegak lurus di depan bahu kanan.
Langkah-langkah memukul bola Baseball yang tepat
Posisi badan berdiri tegak, kaki dibuka selebar bahu dan sedikit ditekuk.
Peganglah bat ke belakang bahu. Posisikan ujung bat lebih tinggi
dibandingkan bahu, sedangkan siku agak jauh dari badan.
Pandangan mata menatap pada gerakan pitcher.
Saat pitcher melempar bola, langkahkan kaki ke arah pitcher. Ayunkan bat /
tongkat mengenai bola dengan cepat memakai kekuatan lengan.
Selesaikan gerakan ayunan lengan sampai bola melambung ke udara Baserunning / Menangkap Bola Baseball
Menangkap Kunci untuk menangkap bola bisbol adalah semakin tubuh kamu
tepat di depan bola, maka semakin dekat kesempatan untuk bisa menangkap bola
dengan tepat.
Seorang baserunner yang baik tidak harus bergantung pada kecepatan untuk
menjadi efektif. Kecepatan akan membantu baserunner, tetapi hanya jika ia
mengerti bagaimana menjalankan basis. Baserunners harus bertujuan untuk
menyentuh sudut dalam basis dan membuat berbelok tajam ke arah dasar
berikutnya, yang menjamin jarak terpendek diambil antara dasar. Kemampuan
Baserunning juga berasal dari pemahaman keadaan permainan, seperti apakah tim
Anda berada di depan atau di belakang, tingkat keterampilan batter yang akan
datang dan kekuatan lengan outfielders lawan.
Menangkap bola oleh seorang Catcher
Seorang Catcher memiliki daerah kekuasaan di antara home plate dan back
stop. Tugas catcher yaitu menjaga home plate untuk mematikan pelari yang akan
mencetak angka, menangkap bola yang dilempar oleh pelempar, serta melempar bola
ke base satu, dua, dan tiga untuk mematikan lawan.
Terdapat tiga gerakan menangkap bola oleh seorang catcher yakni bola
rendah, bola lurus, bola tinggi.
· Cara menangakap bola rendah: Badan sedikit jongkok, kedua
tangan berada di bawah dengan pandangan lurus ke depan.
· Cara menangakap bola lurus: badan agak diangkat lebih
tinggi, kedua tangan dan pandangan lurus ke depan.
Cara menangakap bola tinggi: badan diangkat lebih tinggi lagi, kedua
tangan diangkat ke atas.
Permainan rounders memiliki peraturan-peraturan yang harus diperhatikan.
Berikut beberapa peraturan yang harus dijalankan dalam permainan rounders.
Peraturan ini dibuat dengan tujuan agar dalam permainan dapat berjalan dengan
baik dan sportif. Peraturan-peraturan tersebut, yaitu:
· Permainan rounders dimainkan oleh dua regu, setiap regu
terdiri atas 12 pemain, dengan pemain cadangan sebanyak 6 orang.
· Sebelum permainan dimulai, diadakan undian. Regu yang
memenangkan undian berhak memilih menjadi regu pemukul atau regu jaga.
· Pemukul diberi kesempatan memukul sebanyak 3 kali, apabila
pukulan pertama atau kedua baik, ia harus berlari menuju base.
· Urutan memukul bola sesuai dengan nomor yang telah
ditentukan.
· Pemukul yang antre di belakangnya tidak boleh mendahului
pemukul di depannya.
· Setiap base hanya boleh diisi oleh satu orang pemain saja.
· Setiap pemain regu pemukul berpindah base, regu jaga boleh
mematikan dengan cara mengetik atau membakar base.
· Lama permainan rounders ditentukan oleh inning.
· menjadi regu pemukul dan satu kali menjadi regu penjaga.
· permainan dilakukan dalam 7 inning.
· Pertukaran tempat terjadi apabila: 1. Regu penjaga berhasil
mematikan regu pemukul sebanyak 6 kali. 2. Regu penjaga berhasil menangkap bola
yang dipukul regu pemukul sebanyak 5 kali.
· Kemenangan diraih oleh regu yang berhasil mengumpulkan
jumlah
poin yang paling banyak.
· Cara menentukan nilai atau angka, yaitu: 1. Setiap base yang
dilewati pemain mendapat angka 1. 2. Jika dibakar atau terkena tik, tidak
mendapat nilai pada base tersebut. 3. Apabila dapat kembali ke ruang tunggu
dengan pukulan sendiri dan setiap base selamat maka akan mendapat angka 6.
Teknik Permainan
Softball merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim. Setiap tim
terdiri atas 9 orang. Ketika tim pemukul mendapat giliran memukul, pelempar
bola dari tim yang bertahan harus menggunakan teknik melemparkan bola ke arah
pemukul sekeras-kerasnya, agar bola tidak dapat dipukul, sehingga dapat
ditangkap oleh catcher. Tim penyerang mendapat giliran memukul secara
bergantian. Tim bertahan berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran
memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati
sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan.
Skor atau rundihasilkan dari seorang runneryang berlari menginjak semua
basesecara berurutan dan kembali menginjak home plate. Pelari yang berhasil
mengelilingi dan menginjak home platemendapat satu angka. Dalam setiap
pertandingan softballdurasi permainan adalah 7 inningatau lama waktu 2 jam.
Pemenang permainan softballadalah tim yang mencetak angka terbanyak dalam
inningyang telah ditentukan.Jika dalam inning yang ditentukan kedua tim seri
atau tie break, maka terjadi inning tambahan yang dimainkan sampai salah satu
tim keluar sebagai pemenang. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan
rumah mendapat giliran melempar, sedangkan tim tamu mendapat giliran memukul.
Pelambung Bola . Pelambung bola dalam permainan softballdisebut pitcher.
Permainan dimulai saat umpiremeneriakkan kata «Play Ball». Setelah pemain
bertahan memasuki daerah jaga, pertandingan pun dimulai. Seorang pitcherberdiri
di atas plate, menghadap ke arah catcher. Pitcher akan berusaha melempar bola
sekuat tenaga ke arah mitts catcher. Posisi bola lempar mempunyai wilayah
khusus yang disebut zona strike, yaitu di atas home plate. Strike zone adalah
posisi bola dalam wilayah pukul batter, ketinggian bola antara bahu dan lutut
batter. Pada saat melempar, pitcherakan berusaha membuat bola strike, supaya
batterkesulitan memukul bola, walaupun bola berada di zona pukulnya. Tantangan
seorang pitcheradalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang
tepat.Jika bola berada pada zona striketetapi tidak terpukul oleh batter, maka
umpireakan berteriak «strike». Namun, bila bola keluar dari zona strike, namun
battertidak mencoba memukul bola maka umpireakan berteriak «ball».
Penangkap Bola .
Pemain bertahan yang bertugas menangkap bola di belakang
batterdisebut catcher. Posisi catcherberjongkok di depan wasit kepala dan di
belakang pemain yang mendapat giliran memukul . Catcher dilengkapi dengan
perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pitcher. Peralatan yang
digunakan oleh catcher, antara lain helm, catcher mask untuk melindungi kepala
dan muka, body protectoruntuk melindungi daerah badan, serta legguarduntuk
melindungi daerah lutut ke bawah. Seorang catcheradalah pengatur strategi yang
baik, karena posisi catcher dalam pertandingan dapat memantau seluruh situasi
yang terjadi di lapangan.
Pemain Penjaga.
Pemain bertahan di lapangan bertugas untuk menjaga basedan
mematikan pelari sebelum sampai kepada baseyang dituju. Pemain ini disebut
fielder. Selain pitcherdan catcher, tim bertahan memiliki 7 orang fielder, yang
terbagi menjadi 4 penjaga daerah dalam dan 3 orang penjaga daerah luar
Penjaga lapangan tengah Penjaga lapangan kanan
Setiap pemain yang mendapat giliran memukul mempunyai kesempatan 3 kali
strike dan 4 kali ball. Jika kesempatan tersebut tidak diambil atau pukulan
tidak mengenai bola, maka battermati «strike out». Namun, jika terjadi 4 kali
ball, maka batterdiperbolehkan jalan bebas ke arah basesatu . Apabila batter
berhasil memukul bola, batter harus berlari sekuat tenaga mencapai basesatu
sebelum bola yang dipukulnya dikembalikan atau ditangkap oleh penjaga base satu
atau baseyang dituju. Jika batterselamat sampai di base sebelum penjaga
basemenangkap bola, maka batter«safe».
Namun, jika penjaga baselebih cepat menangkap bola, maka batter«out».
Permainan Softball
Permainan ini diciptakan oleh George Hansock dan
dimainkan pertama kali di Chicago. Peraturan permainan dibuat oleh Lewis Robert
tahun
1906 dan pada tahun 1916 diperbaiki oleh Matthew. Pada tahun 1930, ada
perubahan permainan dari indoor ke outdoor oleh H. Fischer dan M.J. Ponley.
Pada tahun 1968, permainan softball diperkenalkan di Asia, ketika dilakukan kejuaraan
di Manila. Softball pertama kali dipertandingkan di Indonesia pada PON VII di
Surabaya tahun 1969.
Permainan Softball
Lapangan softball berbentuk segi empat, panjang setiap sisinya 16,76 m.
Ukuran lapangan softball adalah sebagai berikut.
Panjang setiap sisinya 16,76 m.
Jarak dari home base ke tempat pelempar adalah 13,07 m.
Tempat pelempar berdiri , berukuran 60 15 m.
Permainan softball mempunyai tiga tempat hinggap pelari yang disebut base.
Base terdiri atas base I, II, dan III, sedang base IV langsung dilewati. Base
IV merupakan tempat untuk memukul . Setiap base terbuat dari karet atau kanvas
yang merupakan bantalan, dengan ukuran masingmasing base 38 38 cm dan tebal
cm, kecuali home base berukuran 42,5 21,5/22 cm sisi puncaknya berukuran
30 cm.
Perpanjangan garis dari home base ke base I dan II disebut garis batas/
sektor, gunanya untuk menentukan bola itu jatuhnya di dalam atau di luar garis
batas.
Setiap tim harus menggunakan seragam softball dan topi yang bernomor,
serta alat lain untuk penjaga.
Pemain penjaga memakai glove yang terbuat dari kulit agak tebal, berukuran
38 38 cm dan beratnya 283 gram. Untuk penjaga belakang atau Catcher, selain
memakai glove juga mengenakan pelindung muka atau kepala yang disebut
masker/face mark dan pelindung badan yang disebut body protector.
Bola terbuat dari kulit yang di dalamnya terdiri atas campuran gabus dan
karet.
Lingkaran bola 30 cm dan berat bola 190 gram.
Alat pemukul atau stick yang dipakai harus sesuai dengan ketentuan yang
dikeluarkan oleh PB PERBASASI yang panjangnya tidak lebih dari 40 cm.
Cara-cara Bermain Softball
Jumlah pemain dalam satu regu terdiri atas 9 orang.
Pertandingan dipimpin oleh wasit, di setiap base ditempatkan seorang
pembantu wasit yang disebut base umpire.
Lamanya permainan ditentukan oleh inning, yaitu sebanyak 7 inning. Adapun
yang dimaksud satu inning adalah setiap regu bermain sekali giliran memukul dan
sekali giliran menjaga.
Untuk menentukan siapa yang menjadi regu penjaga dan siapa regu pemukul
harus dilakukan undian dengan uang logam.
Permainan dilakukan sebanyak tujuh inning. Untuk pertandingan antarsekolah
dapat dibatasi dengan waktu 1½ jam, tetapi dengan catatan sesudah mencapai 5
inning penuh .
Apabila suatu regu tidak datang di lapangan pada waktu bertanding, regu
tersebut dinyatakan kalah, dan regu yang menang dapat nilai 7- 0 Nilai tidak dihitung jika terjadinya bersamaan dengan terjadinya out yang
ke-3 di first base atau di katuk di tempat lain .
Pitcher harus berdiri di pitcher's plate atau kedua kaki cukup menyentuh
plate dengan tumit ujung kaki.
Pitcher harus menghadap ke batter.
Pitcher harus memegang bola jika akan melakukan pitching dan harus di
depan badan.
Pada waktu melakukan pitching, pitcher hanya boleh melangkah satu langkah
ke depan/ke arah batter dan gerakan harus simultan.
Putaran lengan hanya satu kali .
Pitcher hanya boleh menahan bola selama 30 detik.
Antarkotak bola dengan glove paling cepat 2 glove.
Pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan tersebut di atas oleh pitcher,
dinyatakan ilegal pitch , 9. Jika terjadi ilegal pitch, bola dinyatakan mati,
pelari dari base maju satu base, pemukul memperoleh tambahan bola.
Pemukul harus berdiri di dalam batter's box, sebab jika salah satu kaki
keluar dari batter's box pada waktu pemukul bola dan kena, baik fair ball
maupun foul ball, maka dinyatakan mati .
Pemukul harus sesuai urutan pemukul atau harus sesuai dengan daftar pemain
yang ada di panitia.
Apabila terjadi out ke-3 pada waktu seorang batter belum menyelesaikan
gilirannya maka dia akan menjadi pemukul pertama pada inning berikutnya.
Pemukul berhasil atau tidak berhasil memukul bola dari pitcher yang masuk
strike zone maupun yang tidak termasuk strike zone; apabila hal itu terjadi
pada strike III dan ditangkap catcher, batter, dinyatakan out. Atau jika kurang
dari 2 out, bola dilepaskan oleh catcher dan first base ada pelari, batter
dinyatakan out.
Foul tape yang ditangkap catcher.
Foul ball yang terjadi sebelum pukulan ke-3 dan tidak tertangkap oleh
fielder.
Bola dari pitcher yang dipukul oleh batter tetapi tidak kena.
Sliding, yaitu berhenti pada suatu base sambil mengerem dengan cara
menjatuhkan badan ke muka atau ke belakang agar sukar di-tick.
Tick sebelum pelari sampai di base .
Jika seorang berlari menuju suatu base maka cukup membakar atau menginjak
base yang akan dituju pelari.
Regu pemukul dinyatakan tiga kali mati, maka diadakan pertukaran posisi
jaga h.
Setiap pelari dengan pukulan yang baik dan dapat kembali melampaui home
base mendapatkan nilai 1 , pemain tetap ada di base .
Bola dipukul melambung, langsung dinyatakan mati serta pelari lain harus
kembali ke base yang semula ditempati agar tidak dibakar basenya, pelari yang
kembali dapat di-tick.
Home run, terjadi apabila bola yang dipukul tidak dapat ditangkap, dengan
nilai 2.
Beberapa Hal Penting dalam Permainan Softball
· Terjadi masalah di lapangan, jika ada pemain yang melakukan
gerakan yang salah pada saat melambungkan bola atau ada pemain mengganggu.
· Apabila terjadi angka seri sampai inning 7 maka pertandingan
dilanjutkan dengan inning, dan jika masih seri serta kondisi tidak memungkinkan
maka pertandingan diulang.
· Tim yang menolak bermain pada waktu yang sudah ditentukan
atau play ball maka dinyatakan kalah 7–0.
· Time out 1 kali setiap inning selama 1 menit.
Faktor Keselamatan
· Setiap tim berpakaian softball dan cap. Di depan pakaian
dituliskan nama daerah atau klub, sedangkan di belakang nomor punggung.
· Pemain penjaga memakai sarung tangan yang dibuat dari kulit
agak tebal dengan ukuran 283,33 gram. Untuk pemain belakang atau catcher
dilengkapi juga pelindung muka , pelindung kepala , dan pelindung badan .
· Pemukul sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh PB
Perbasasi, yaitu kayu dengan panjang 40 cm.
· Bola dibuat dari kulit berwarna putih dengan ukuran berat
190 gram dengan keliling bola 30 cm.
Bermain Softball dengan Peraturan Sederhana
· Jumlah pemain 9 orang.
· Ukuran lapangan persegi panjang.
· Pemukul lebih kecil .
· Bola menggunakan bola tenis.
· Tiap bermain ada penjaga dan ada yang memukul.
· Setelah memukul bola, siswa berlari ke base 1, 2, 3, dan
kembali ke base 4.
· Nilai 1 untuk pemain yang sudah menempuh base 1, 2, 3, dan 4.
· Nilai 2 untuk home run.
· Lamanya permainan 1 inning 30 menit.

0 Comments
Posting Komentar
komentarlah secara sopan & bijak sesuai pembahasan artikel terimakasih